Diarsipkan di bawah: Amit-Amit, Nestapa Palestina, Zionis Bengis | Tag: abbas antek zionis

Abbas, Srigala Kejam Berbulu Domba
Gerakan Perlawanan Hamas mengungkap tindakan Presiden Palestina, Mahmud Abbas dalam upayanya membentuk sel darurat yang bertugas mencari keberadaan para pemimpin Hamas dan para mujahidnya di Jalur Gaza, untuk kemudian diserahkan kepada Israel.
Diarsipkan di bawah: Nestapa Palestina, Spirit, Taklif | Tag: hamas untuk rakyat palestina
Perwakilan Hamas di Beirut, Usamah Hamdan menanggapi ancaman brigade Izzuddin Al-Qassam sayap militer gerakan Hamas yang akan memperluas jangkauan serangannya, sebagai sesuatu yang serius.

Pertempuran Hamas Demi Rakyat Palestina
Pernyataan ini diungkapkan Hamdan dalam konferensi persnya hari ini (31/12). Ia menyatakan, tidak hendak membuka rahasia militer, akan tetapi ancaman Al-Qassam harus dianggap serius. Roket kemarin yang menimpa Ber Saba, salah satu bukti kebenaran ancaman itu. Siapapun harus tahu, semua pejuang terjun dalam pertempuran dengan Israel dalam rangka melindungi rakyat Palestina. “Kami berkewajiban untuk menghentikan kebiadaban Israel dan mengakhiri blokade Gaza,” ungkapnya.
Kantor perwakilan gerakan Hamas di Teheran Selasa (30/12) menerima sejumlah delegasi mahasiswa Iran yang bersolidaritas terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Perwakilan Hamas Teheran
Koresponden infopalestina di Teheran melaporkan, sejumlah delegasi kelompok mahasiswa di sejumlah universitas di Teheran melakukan pertemuan di kantor Hamas di Teheran. Mereka menggelar konferensi pers di hadapan wartawan lokal dan internasional.
Gerakan Hamas menyerukan faksi-faksi perlawanan Palestina terutama Batalion Izudin Al-Qassam untuk memindahkan perang ke jantung Israel dan wilayah kedalaman Israel.

Hamas Siapkan Aksi Balasan
Dalam siaran langsungnya di TV kemarin Selasa (30/12), Barhum menyerukan agar faksi-faksi perlawanan Palestina melakukan serangan syahid dan roket ke wilayah jantung Israel. Perlawanan Palestina juga harus memiliki kesiapan penuh dalam menghadapi Israel dalam perang darat dan laut.

Persekongkolan Busuk Menikam Jantung Islam
Sumber media Mesir mengungkapkan bahwa semua pertemuan keamanan tingkat tinggi telah terjadi beberapa minggu sebelum agresi militer Israel ke Gaza, antara petinggi kelompok kudeta di gerakan Fatah Muhammad Dahlan dengan tim khusus pelaksana rencana Dayton di dinas intelijen Israel. Mereka membahas terkait serangan ke Gaza dan hasil yang bisa diprediksi dari aksi tersebut.

Bersiaplah Kalah Untuk Kesekian Kalinya!
Para pengamat Israel menegaskan bahwa perang yang dilakukan oleh militer Israel ke Gaza memasuki fase sulit dan pelik. Mereka menegaskan bahwa pukulan keras pertama dan mengagetkan oleh Israel sudah selesai. Keberhasilan-keberhasilan militer yang mengundang decak kagum sudah mulai menurun dan musuh (perlawanan Palestina) mulai bangkit dan berkobar, menunjuk serangan roket Al-Qassam kemarin.

Siaga Penuh Menunggu Aksi Balasan
Menyusul ancaman pembalasan yang disiarkan oleh milisi-milisi perlawanan Palestina, warga Israel dicekam gelisah.
Di selatan, kegelisahan meningkat. Banyak warga terpaksa menuruti perintah militer untuk membangun lokasi perlindungan dari serangan bom.
Diarsipkan di bawah: Amit-Amit

Tiga Thagut Dunia Arab
Sumber-sumber yang bisa dipercaya menyatakan bahwa serangan Rezim Zionis Israel atas Gaza dilancarkan atas permintaan tiga negara Arab dan bertujuan menggulingkan pemerintahan Hamas.
Panglima Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa kekejaman Israel di Gaza tidak akan lewat tanpa balasan. Menurut para pengamat, pernyataan tersebut menunjukkan tanda-tanda rencana keterlibatan Iran secara ‘opersional’ dalam membantu warga Gaza.

Saatnya Islam Unjuk Kekuatan
Panglima Basji (Tentara Ireguler) menyerukan dibentuknya “Tentara Dunia Islam” yang bertugas menyuplai senjata dan kemampuan tempur ke Gaza dengan segala macam cara.
Diarsipkan di bawah: Nestapa Palestina, Spirit, Taklif | Tag: calon syuhada gaza
Sedikitnya 7.000 mahasiswa dari kota Isfahan di bagian tengah Iran, Senin (29/12), mendaftarkan diri untuk memerangi Israel.

Kami Siap Menyongsong Kesyahidan
“Pada hari pertama pendaftaran untuk memerangi rezim Zionis dan membantu rakyat Palestina, 7.000 mahasiswa dari berbagai universitas di Isfahan telah menyampaikan kesediaan,” kata Mohammad Zarifi, anggota Perhimpunan Mahasiswa Islam Iran, sebagaimana dikutip kantor berita Iran, Fars.
Masih pada hari yang sama, satu lagi kelompok mahasiswa Iran, Mahasiswa Basij (Relawan) dari Teheran Universities, mengumumkan, organisasi tersebut mendaftar relawan untuk memerangi Israel.





