
Libanon Tak 100% Aman dari Makar Rezim Haus Darah Zionis
Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrallah menyatakan bahwa Zionis Israel saat ini tak berkutik. Ditambahkannya, “Meski demikian, ada kemungkinan rezim ini menyerang kembali Lebanon.” Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita IRNA, Nasrallah dalam konferensi pers yang bertepatan dengan peringatan pembebasan tahanan Lebanon dan Arab dari penjara Israel, hari Kamis, mengatakan, “Rezim Zionis Israel adalah musuh yang haus darah. Seseorang tidak dapat menyatakan bahwa Lebanon sudah aman dari konspirasi dan makar rezim ini.”
Diarsipkan di bawah: Eksternal
Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrallah, menyatakan bahwa para diplomat Iran yang raib di selatan Lebanon berada di penjara-penjara Zionis Israel. Sebagaimana dilaporkan Televisi Al-Manar, Sayid Hasan Nasrallah dalam konferensi persnya hari Kamis mengatakan, “Sederet indikasi menunjukkan bahwa para diplomat Iran yang raib berada di penjara-penjara Zionis Israel.”

Hamas Tolak Syarat Neko-Neko dari Israel
Delegasi Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) yang dikirim ke Kairo, Mesir menolak sejumlah syarat yang dipaksakan oleh Rezim Zionis Israel. Sebagaimana dilaporkan IRNA, Anggota Delegasi Hamas, Salah Bardawil menolak syarat Rezim Zionis Israel yang menghubungkan antara gencatan senjata dan pembukaan jalur penyeberangan Gaza dengan pembebasan Gilad Shalit.
Diarsipkan di bawah: Taklif, Zionis Bengis, info palestina | Tag: protes dunia atas israel

Aksi Biadab Israel Takkan Terhapus dari Memori Dunia
Reaksi masyarakat internasioal terhadap aksi brutal 22 hari Rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza dan berlanjutnya kebrutalan rezim ini masih terus berlangsung. John Holmes, pajabat lembaga PBB untuk bantuan kemanusiaan di Palestina (UNRWA) seraya memprotes kejahatan Israel menilai pembukaan jalur penyeberangan di Jalur Gaza sangat urgen. Holmes menekankan, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) harus disertakan dalam proses rekonstruksi di Gaza dan kami dari PBB akan bekerjasama dengan pemerintah Hamas.

Melawan Zionis Siapapun Dapat Menjadi Hizbullah
Departemen Luar Negeri Venezuela menyampaikan rasa gembira atas pengusiran Duta Besar negaranya dari Israel. Sebagaimana dilansir Press TV, Deplu Venezuela dalam statemennya menilai lemah langkah Israel dalam mengusir dubesnya. Stetemen itu menyatakan, Tel Aviv sangat lambat mengambil keputusannya. Ditambahkannya, bagaimanapun juga Karakas gembira dengan hal itu dan menganggapnya sebagai sebuah kebanggaan.
Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Palestina menyatakan penolakan mereka terhadap bantuan AS kepada warga Jalur Gaza. LSM Palestina kemarin (Rabu, 28/01) dalam sebuah statemen mengumumkan bahwa pihaknya menolak menerima bantuan AS sebagai protes atas sikap resmi negara adidaya itu yang mendukung Rezim Zionis Israel. LSM Palestina juga menegaskan pengakhiran blokade Gaza, pembukaan kembali seluruh jalur penyeberangan, dan penghentian serangan brutal Zionis ke kawasan.
Elemen masyarakat itu juga menuntut agar pemimpin Israel diseret ke Mahkamah Kejahatan Internasional karena terlibat kejahatan perang di Gaza. Serangan 22 hari Rezim Zionis Israel menggugurkan lebih dari 1.300 warga setempat dan menciderai lebih dari 5.000 lainnya.

Kenangan Pembebasan
Sekjen Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah), Sayyid Hasan Nasrullah dijadwalkan akan menyampaikan pidatonya bertepatan dengan peringatan pembebasan tawanan Lebanon dari penjara Rezim Zionis Israel.
Diarsipkan di bawah: Politik, Spirit, Taklif, Zionis Bengis | Tag: statemen OKI

Menpen Negara OKI Gugat Kejahatan Israel
Para Menteri Penerangan Negara-negara Anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) menyatakan pentingnya langkah membongkar kejahatan Rezim Zionis Israel untuk diketahui opini publik internasional.

Buka Mata dan Hati Tentukan Pemenang Sejati
Apa makna holocaust Gaza? Tiap korban yang gugur membetot simpul kesadaran, menusuk ubun-ubun kemanusiaan, menuntut kita menjawab pertanyaan demi pertanyaan. Dan ketika sebuah jawaban hendak kita rumuskan, ratusan pertanyaan lain berdesak-desakan menanti giliran.
Agaknya kita tak sanggup menjawab seluruh pertanyaan itu sekarang—bahkan mungkin kapan pun juga. Tapi, sekurang-kurangnya, seperti dalam tiap perang, kita penasaran dengan sang pemenang. Penentuan pemenang itu semestinya bisa meredam dentuman pertanyaan yang tanpa henti dan memberi makna atas tragedi yang absurd.
Beberapa hari yang lalu, para pencari dan pencinta kebenaran, kehilangan seorang guru, pembimbing, dan tauladan. Beliau adalah intelektual besar langka yang ‘anti penonjolan diri’, demikian seorang Doktor muda di tanah air memberikan julukan terhadap sosok pejuang dan pelayan ummat yang sejatinya adalah pelayan Allah, Dr. Omar Hashem.

Selamat Menempuh Jalan Cahaya
Dukacita mendalam pasti akan dialami oleh mereka yang mengenal dekat almarhum Dr. Omar Hashem, setelah kepergian beliau menghadap Allah. Saya dapat pastikan hal ini dalam ukuran penilaian saya, karena orang-orang seperti saya yang tak mengenal beliau saja, kecuali dari sedikit buku dan tulisan beliau, dapat pula terbetot jauh dalam ruang kesedihan yang tak mampu saya gambarkan. Inilah kuasa Allah, yang teramat benar dengan janji-Nya, siapapun yang benar-benar mencintai-Nya pasti akan beroleh kecintaan di hati-hati para hamba-Nya.
Dari kesaksian yang saya baca dari orang-orang terpercaya, saya kian menjadi yakin bahwa sosok pejuang tangguh seperti beliau, memang sungguh langka di tengah-tengah kita. Selama ini kita abai, dan setelah beliau pergi, baru kita sadar dan tahu: siapa beliau sebenarnya. Semoga Allah berkenan mengampuni kita, sebagaimana kita berdoa semoga Dr. Omar Hashem pergi dalam keadaan ridha dan diridhai-Nya.
Untuk mengenang beliau dan jasa-jasa besarnya bagi kita semua, berikut kami postingkan sedikit deskripsi tentang salah satu buku yang beliau tulis tentang Rasulullah saaw, berjudul “Muhammad Sang Nabi”. Semoga Allah mengaruniakan kepada kita kemampuan untuk membeli buku-buku beliau, membacanya tuntas dengan penuh penghayatan, dan pada akhirnya dapat mengambil hikmah yang melimpah darinya.





