Alif News


Nahkoda Baru Kapal Muhibbin
24 Oktober 2008, 9:58 pm
Filed under: Al Muhibbin, Internal, Taklif | Tag:

Bahtera Penyelamat Dunia-Akhirat

Ahlul Bait : Bahtera Penyelamat Dunia-Akhirat

Karena suatu pertimbangan yang bersifat pribadi, beberapa bulan yang lalu H. Hasan Fadli mengajukan surat pengunduran diri selaku Ketua Yayasan Islam Al Muhibbin periode 2008-20012 kepada Pembina Yayasan.

Pengunduran diri tersebut, dengan sendirinya telah menyebabkan kekosongan kepemimpinan organisasi di Yayasan Islam Al Muhibbin dalam beberapa waktu.

Menyikapi hal tersebut, Dewan Pembina (Ust. Muhsin Labib & Ust. Abdillah Baa’bud) setelah menimbang arahan dari Ustadz Zahir Yahya, menyarankan agar sesegera mungkin dipilih Ketua  yang baru, dengan tujuan melanjutkan pengendalian roda organisasi dan melaksanakan beragam program kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya.

Tidak lama berselang, seluruh pengurus dan anggota pun mengambil langkah aktif guna menyusun dan mencari solusi terbaik atas masalah tersebut. Hingga berujung pada lahirnya kesepakatan antara Pembina, Pengurus dan Anggota tentang mekanisme yang harus ditempuh dalam rangka memilih dan menetapkan Ketua Yayasan yang baru sebagai pengganti Ketua yang telah mengundurkan diri secara tertulis dan resmi tersebut.

Merujuk pada kesepakatan yang telah diputuskan dalam salah satu pertemuan majelis doa Kumail di rumah salah seorang ikhwan (Muhdhor), antara Pembina, Pengurus dan Anggota Yayasan beberapa bulan yang lalu, maka pada hari Kamis malam Jumat tanggal 23 Oktober 2008, seusai acara Majlis Ta’lim dan Doa Kumail, bertempat di Sekretariat Yayasan Islam Al Muhibbin, dilakukanlah pemilihan dan penetapan Ketua dan Wakil Ketua Yayasan yang baru oleh Pembina Yayasan (Ustadz Abdillah Baa’bud).

Prosedur pemilihan dan penetapan ini berdasarkan butir kesepakatan yang menyatakan bahwa proses tersebut harus diawali dengan membuka kesempatan kepada seluruh anggota Yayasan untuk mendaftar atau mencalonkan diri sebagai Ketua Yayasan yang saat itu kosong, dengan syarat mengisi formulir kesediaan yang telah ditentukan. Dari proses tersebut, awalnya terkompulir dan muncul 3 nama kandidat: Hadi (Jakarta), Sy.Ali Zainal Abidin (Probolinggo) dan SH Rachman Wahyudi (Leces). Namun karena salah seorang calon mengundurkan diri (Hadi-Jakarta) maka pada akhirnya hanya tersisa 2 nama (Sy. Ali ZA dan SHR Wahyudi). Dari 2 nama terakhir inilah Pembina kemudian memilih dan menetapkan Sy.Ali Zainal Abidin sebagai Ketua dan SHR Wahyudi sebagai Wakil Ketua Yayasan Islam Al Muhibbin yang baru, untuk melanjutkan jalannya roda organisasi dalam kurun waktu tertentu hingga berakhirnya periode kepengurusan yang selama ini telah berjalan.

Prosesi penetapan dan pemilihan itupun diikuti dengan pembacaan Shalawat kepada Rasulullah dan Ahlul Bait Suci beliau. Dilanjutkan dengan sambutan singkat, masing-masing dari Ketua dan Wakil Ketua terpilih serta arahan dari Pembina Yayasan, dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh hadirin kepada Ketua dan Wakil Ketua Yayasan Islam Al Muhibbin yang baru.

Dalam sambutan singkatnya Sy Ali Zainal Abidin menyampaikan terima kasih kepada Pembina dan seluruh hadirin yang telah memberikan amanah dan kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi di Yayasan Islam Al Muhibbin, sekaligus berharap adanya kerjasama, dukungan, saran dan masukan, agar semua langkah dan program ke depan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Senada dengan itu, dalam sambutan singkat berikutnya, SHR Wahyudi, setelah menyampaikan terima kasih kepada Pembina dan hadirin, berharap bahwa amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya akan dapat diembannya dengan baik, mendapatkan restu dari Rasulullah saaw dan Ahlul Bait as sekaligus ridho dari Allah SWT. Betapapun, sebagaimana yang diungkapkannya, pada saat dia bersedia untuk menanda-tangani surat kesiap-sediaan selaku calon ketua, bahwa dalam hal itu dia berada dalam posisi tidak merasa layak dan pantas untuk mengemban amanah seberat itu, disebabkan karena keterbatasan dan kurangnya kemampuan yang ada padanya bila dibandingkan dengan yang lain. Namun teringat ikrar yang dulu pernah disampaikannya (selama dia masih hidup, maka Yayasan Islam Al Muhibbin tak boleh bubar), maka dengan membaca Bismillah dan Shalawat, dia bubuhkan tanda tangan dalam formulir yang diberikan Mehdi, beberapa waktu lalu kepadanya. Seandainya dia tahu bahwa masih ada ikhwan lain yang telah bersedia, maka sudah pasti, dia akan mundur dari pencalonan itu. Sayangnya, sebelum itu dia sama sekali tidak mengetahui bahwa pada malam itu telah dijadwalkan acara pemilihan dan penetapan ketua yayasan yang baru.

Sedangkan Pembina Yayasan, dalam arahan yang diawali dengan ucapan syukur kepada Allah SWT dan shalawat atas Rasulullah dan Ahlul Bait, menyatakan bahwa dengan rampungnya acara pemilihan dan penetapan Ketua dan Wakil Ketua Yayasan, berharap sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh hadirin, bahwa Yayasan Al Muhibbin, dengan kepemimpinan baru tersebut, dimana keduanya merupakan figur-figur yang sama-sama layak dan pantas untuk menjadi wakil dan pengemban amanah, disamping juga telah terbukti kesiap-sediaannya untuk berkorban bagi Yayasan, yang tak lain pula bermakna pengorbanan dan perkhidmatan kepada Allah SWT, Rasulullah dan Ahlul Bait, maka mendukung mereka merupakan kewajiban bagi semua. Kepemimpinan baru tersebut, yang sudah selayaknya siap-sedia menerima masukan dan kritik dari mana dan siapapun dengan penuh ikhlas dan lapang hati, lanjut Pembina, apabila senantiasa dibarengi dengan dukungan penuh yang terpancar dari hati yang tulus, insya Allah akan mampu meraih kemajuan signifikan dalam waktu yang tidak terlampau lama ke depan. Semoga.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: