Alif News


Menumbuhkan Jiwa Entrepreneurship
22 November 2008, 10:32 am
Filed under: Entrepreneurship, Pemberdayaan SDM | Tag:

Dengan Kewirausahaan Membangun Kemandirian

Dengan Kewirausahaan Membangun Kemandirian

Meningkatnya jumlah pengangguran terdidik membuat banyak orang berpikir bahwa sudah selayaknya jiwa kewirausahaan harus ditanamkan sejak dini, sehingga begitu seseorang selesai sekolah, yang dipikirkannya tidak hanya “mencari kerja” namun lebih kepada pemikiran “membuat usaha sendiri”.

Hal tersebut diwujudkan dalam acara Global Entrepreneurship Week (GEW) atau Pekan Kewirausahaan Global. GEW dirintis di Inggris sejak 2004 dan tahun ini untuk pertama kalinya  digelar secara global di 75 negara termasuk di Indonesia, sejak tanggal 17 kemarin hingga tanggal 23 November 2008 besok.

Agenda acara GEW antara lain adalah : konferensi pembelajaran kewirausahaan untuk para Guru, kerjasama dengan BPPT untuk mempromosikan pemanfaatan hasil inovasi, Festival Wirausaha Universitas Ciputra, “Cuci Gudang”, simulasi dan transaksi bisnis pada beberapa sekolah menengah di Jakarta, serta pameran produk daur ulang dan kafe wirausaha.

Di Jakarta GEW diluncurkan pengusaha Ciputra, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Martin Alan Hatfull dan Pemimpin Prestasi Junior Indonesia Marzuki Darusman.

Mereka berpendapat bahwa pengembangan kewirausahaan akan memberi solusi bagi tingginya penganggur yang berpendidikan. Di samping itu dikatakan, kewirausahaan akan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi karena memungkinkan lebih banyak orang memanfaatkan pertumbuhan serta potensi ekonomi yang ada.

Sementara, Ciputra mengungkapkan, kekayaan alam yang menjadi potensi ekonomi Indonesia tak tergarap optimal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat seluas mungkin karena rendahnya kewirausahaan.

“Seharusnya paling sedikit ada 4.400.000 wirausaha di Indonesia atau dua persen dari total jumlah penduduk yang menjadi pengusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sekarang ini baru ada 400.000 pengusaha di Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, fakta di lapangan, peningkatan jumlah penganggur semakin didominasi oleh penganggur yang terdidik. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, jumlah penganggur yang berpendidikan universitas meningkat dari 409.900 orang pada Februari 2007 menjadi 626.200 orang pada Februari 2008 atau meningkat sebesar 52 persen.

Pada periode yang sama, penganggur yang berpendidikan diploma naik 57 persen dari 330.300 orang menjadi 519.900 orang.

“Sangat penting untuk dikembangkan kemampuan menciptakan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan,” ujar Ciputra. [erabarunews]


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: