Alif News


Kado Spesial Ala Muntazeri
15 Desember 2008, 11:49 pm
Filed under: Amerika Sekarat, Amit-Amit | Tag:

Beberapa minggu sebelum lengser dari Gedung Putih, Presiden AS, George W. Bush melakukan lawatan dadakan ke Irak. Berbagai media massa menyebut lawatan keempat dan terakhir ini sebagai ‘perpisahan Bush’.

Dalam lawatan ini, Bush mengunjungi pasukan AS yang bertugas di Irak, bertemu dengan para pejabat tinggi Irak dan menghadiri penandatangan terakhir Pakta Keamanan Washington-Baghdad (SOFA).

It is the farewell kiss, you dog

It is the farewell kiss, you dog

Namun lawatan terakhir tersebut berakhir dengan lemparan sepatu dan teriakan, “it is the farewell kiss, you dog”.

Bush dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Irak, Nouri Al-Maliki disambut lemparan sepasang sepatu oleh seorang wartawan Irak dari Channel al-Baghdadia, Muntazeri al-Zaidi.

Sikap spontan jurnalis Irak tersebut dinilai banyak kalangan menunjukkan kebencian mendalam rakyat Irak kepada Bush. Di sisi lain, kemarin di berbagai kota Irak berlangsung demontrasi besar-besaran menentang kehadiran Bush di negaranya.

Meskipun dalam lawatan tersebut Bush bertemu dengan para pejabat tinggi Irak di antaranya PM Irak, Nouri al-Maliki, Presiden Irak, Jalal Talabani dan dua orang wakilnya, serta Ketua Fraksi Aliansi Irak Bersatu dan Ketua Majelis Tinggi Irak Abdul Aziz Hakim, namun hal ini hanya sekedar menegaskan posisinya sebagai presiden yang gagal. Bagaimanapun juga kejahatan Bush di Irak tidak bisa dihapus dari benak rakyat Irak dengan pertemuan tersebut.

Para analis politik menyebut lawatan Bush ke Irak di akhir jabatannya sebagai aksi simbolik untuk menebus sejumlah kesalahan dan kekeliruannya selama delapan tahun menduduki Gedung Putih serta kebijakannya terhadap Irak. Sejak tahun 2003, Bush menarik pelatuk perang di Irak yang meluluhlantakan negeri seribu satu malam itu.

Meskipun dalam lima tahun lalu Bush berupaya untuk menjadi penyelamat Irak. Namun kini, Bush hanyalah seorang presiden yang paling dibenci rakyat AS dan sosok yang gagal di mata sekutunya. Sementara itu, masyarakat internasional memandang Bush sebagai pemimpin dunia yang haus perang. Dan akhirnya, lemparan sepatu kepada Bush menyuarakan sebuah kekalahan AS di arena internasional !

Menanggapi peristiwa tersebut, Juru Bicara Fraksi Sadr di Parlemen Irak, Aqeel Abdul Hussein mengatakan, aksi wartawan Irak melemparkan sepatu ke arah George W. Bush sebagai bentuk penentangan seluruh rakyat Irak terhadap pendudukan dan kesepakatan keamanan sementara.

Abdul Hussein dalam wawancaranya dengan Al-Alam mengatakan, aksi tersebut merupakan sebuah pesan jelas bagi Bush, rakyat Irak menentang pendudukan yang telah menelan ribuan korban serta penjarahan kekayaan negara mereka.

Seraya mendesak pembebasan wartawan tersebut, Abdul Hussein menegaskan, sebenarnya wartawan tersebut hanya memenuhi tuntutan realistis media massa Irak dan tidak boleh ditahan. Aksi ini juga dilakukan dalam rangka kebebasan berekspresi.

Di bagian terakhir wawancaranya, Abdul Hussein mengatakan, presiden Amerika Serikat terlibat berbagai kejahatan terhadap rakyat Irak. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika rakya Irak melakukan aksi tersebut, terlebih aksi ini bersamaan dengan penandatanganan kesepakatan keamanan sementara yang ditentang oleh seluruh rakyat Irak. [irib]

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: