Alif News


Tentara AS ‘Banci’, Takut Sama Senjata Mainan Anak
26 Desember 2008, 3:18 pm
Filed under: Amerika Sekarat, Amit-Amit
Dasar Pengecut! Sama Mainan Saja Takut

Dasar Pengecut! Sama Mainan Saja Takut

Militer AS di Irak terjangkit penyakit fobia berlebihan, hingga harus melarang mainan anak-anak berbentuk senjata api. Militer AS merilis video-video dan memasang pengumuman isinya mengingatkan para orang tua di Irak tentang bahaya memberikan mainan “tembak-tembakan” pada anak-anak.

Mengikuti perintah AS, otoritas berwenang di Irak akhirnya juga memberlakukan larangan terhadap mainan anak-anak berbentuk senjata, bahkan meminta anak-anak di seluruh Irak yang sudah terlanjur memilikinya menyerahkan senjata mainannya.

Pemerintah Irak dan militer AS berdalih, larangan itu merupakan bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan mainan anak-anak menjadi senjata betulan. “Setiap hari, mainan anak-anak berbentuk senjata api hampir serupa senjata api asli,” kata Letnan Kolonel Haydar Muwalim.

Ia menambahkan, “Kami tahu, mainan itu tidak bisa mengeluarkan peluru. Tapi ada cukup alasan bagi pihak militer untuk mengambil langkah yang lebih serius, jika tiba-tiba ada seorang anak yang menodongkan senjata pada tentara, tentara-tentara itu tidak punya cukup waktu untuk memutuskan apakah senjata itu mainan atau senjata asli.”

Alasan semacam itu tentu saja tidak dipahami anak-anak Irak. Ibrahim Ayat seorang anak Irak berusia 12 tahun menangis ketika ia dilarang bermain dengan mainan pistol-pistolan favoritnya.

“Kami tidak boleh main di jalan karena berbahaya. Kami tidak boleh ke taman karena mungkin ada orang yang akan meledakkan bom. Sekarang kami tidak bisa main dengan mainan kami karena tentara-tentara tidak suka melihatnya,” kata Ayad sambil menangis.

“Kenapa anak-anak di Irak tidak boleh main dengan mainan yang mereka suka seperti anak-anak lainnya di dunia,” keluh Ayad.

Beberapa orang tua di Irak juga tidak mempedulikan larangan itu. Mereka menolak membuang atau menyerahkan mainan pistol-pistolan milik anak-anak mereka. “Saya tidak merasa bersalah memberikan mainan pistol-pistolan,” kata Abu Karim, ayah dengan dua anak.

Studi yang dilakukan oleh Association of Psychologists of Iraq (API) baru-baru ini menunjukkan bahwa aksi-aksi kekerasan di Irak telah mempengaruhi anak-anak Irak yang hidup ditengah suara tembakan senjata, peluru, kematian dan rasa takut.

Tapi yang fobia sebenarnya adalah tentara-tentara AS. Belum lama ini, tentara AS meringkus seorang anak Irak yang mengacungkan senjata mainannya ke arah mereka. Anak itu dibebaskan setelah dipastikan bahwa senjata yang ia bawa cuma mainan. (ln/iol)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: