Alif News


Israel Serang Gaza dengan Bahan Kimia Terlarang
11 Januari 2009, 11:46 am
Filed under: Nestapa Palestina, Zionis Bengis | Tag:
Senjata Pembakar Kulit Hingga Tulang Korban

Senjata Pembakar Kulit Hingga Tulang Korban

Organisasi HAM internasional menegaskan, pasukan Israel menggunakan bom phosphor putih yang terlarang secara internasional, saat menggempur Gaza. Organisasi HAM ini mengingatkan, tindakan tersebut sangat berbahaya bagi rakyat sipil di Gaza.

Organisasi Human Right Watch untuk HAM dalam keteranganya Sabtu (10/1) mengungkapkan, para peneliti memantau adanya ledakan besar di udara pada 9 Januari lalu akibat tembakan rudal marian Israel di Kamp Jabalia.

Ia mengatakan, pasukan Israel sudah mulai menggunakan phosphor putih ini untuk menyembunyikan operasi militernya. Awalnya ia menggunakan bahan peledak yang diperbolehkan secara undang-undang internasional, namun phosphor putih mengakibatkan benda-benda yang berada di sekelilingnya terbakar hebat. Apalagi terkena manusia, bangunan, ladang ataupun benda lainya. Diperkirakan akibat yang ditimbulkan bom phosphor putih ini lebih besar bagi warga sipil, terutama karena padatnya permukiman di Jalur Gaza. Organisasi ini meminta Israel segera menghentikan penggunaan bom tersebut. Penggunaaan bahan ini harus segera dihentikan terutama di wilayah padat penduduk seperti Gaza.

Sementara itu menurut, pengamat militer di Human Right Watch, Mark Jarlisko mengatakan, Phospor putih bisa membakar rumah dan menimbulkan kebakaran hebat. Apalagi ketika mengenai kulit manusia.

Sebelumnya serdadu Israel menegaskan, pihaknya menggunakan roket yang mengandung phosphor dalam perang dengan Libanon tahun 2006. Bahan ini akan cepat berkobar ke udara ketika suhu kurang lebih 30 derajat dan sangat sulit dipadamkan. Sejak lama, sejumlah organisasi dunia sudah melarang penggunaan bahan ini, karena akan mengakibatkan penderitaan terhadap korban.

Israel kembali menggunakan bahan phosphor ini sejak serangan Sabtu (10/1) di wilayah Khaz’ah Khanyunis. Sumber infopalestina melaporkan, Hanan Fathi Najar (41 tahun) meninggal akibat luka-luka yang dideritanya dari bekas pecahan mortir Israel yang menghantam rumahnya. Empat anggota keluarganya juga terluka parah dan dalam kondisi sangat mengkhawatirkan akibat tembakan phosphor ini.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: