Alif News


Ketakutan, Tentara Zionis Pilih Dipenjara Daripada Ke Gaza
14 Januari 2009, 12:20 pm
Filed under: Amit-Amit, Zionis Bengis | Tag:

Zionis Pecundang Ogah Ke Gaza

Zionis Pecundang Ogah Ke Gaza

Harian Del Speigel memberikan laporannya tentang kekhawatiran dan pemogokan tentara rezim zionis atas pengiriman ke Gaza.

Del Speigel dalam laporannya tentang gelombang protes dari dalam negeri atas serangan rezim Zionis ke jalur Gaza menuliskan bahwa para pengunjuk rasa Israel yang tidak sepakat atas serangan kejalur Gaza mengadakan aksi protes yang berujung bentrok dengan aparat kepolisisan Israel. Aksi ini mengakibatkan beberapa orang dari para demonstran ditangkap dan dipenjarakan.

“Noam Liven” salah seorang tentara rezim Zionis mengatakan bahwa dia siap untuk di tugaskan dimana saja asalkan tidak ke Gaza. Dia tahu bahwa konsekuensi dari mogok atas pengiriman ke Gaza bisa diadili dan dimasukkan ke penjara.

Kata Liven: “Saya siap menjalani hukuman ini.” Berdasarkan laporan dari Speigel, Liven hanya salah satu dari sekian banyak tentara Israel yang membelot dari medan perang di Gaza. Surat kabar jerman tersebut dengan bertajuk topik ini menulis : Kamis sore Liven (34 tahun) bersama 250 tentara israel lainnya berkumpul di depan kantor kementrian pertahanan Tel Aviv. Para tentara rezim Zionis itu di hadapan kementrian pertahanan menggelar unjuk rasa sambil mengangkat spanduk berisikan: “Kami tidak akan pernah pergi perang ke Gaza, menghancurkan Gaza adalah tindakan penuh resiko.”

Demonstrasi para perwira tentara rezim Zionis sudah pernah terjadi dan  sehari sebelumnya dari kantor perwira tentara rezim Zionis menyebarkan selebaran pada halaman pertama surat kabar zionis “Haaretz” tentang pembangkangan tentara yang akan di kirim ke Gaza dengan mengadakan pemogokan.

“Erick Dyomont” salah seorang perwira tentara rezim Zionis berkata: ”Yang penting bagi kami adalah suara kami sudah terdengar.” Kami adalah orang yang mengetahui apa arti perang. Kebanyakan para tentara yang berkumpul di sini  berumur sekitar 30 tahun dan mereka di tugaskan di daerah pendudukan. Yang tentunya di samping ketakutan tentara zionis untuk di tugaskan ke daerah Gaza ada poin penting yakni penyerangan tentara ke penduduk teraniaya Gaza merupakan tinadakan yang tidak manusiawi dan tidak berprikemanusiaan.

Dyomont berkata: Kita tahu bersama bahwa menyerang ke pemukiman seperti Gaza adalah tindakan tidak bermoral.

Dalam lanjutan laporannya Speigel menambahkan: Pada hari pertama agresi ke Gaza sekitar seribu orang penduduk Tel Aviv mengadakan unjuk rasa di jalan-jalan menentang tindakan tentara Israel. Selang seminggu kemudian jumlah mereka semakin bertambah mencapai sepuluh ribu orang.

Laporan tersebut menambahkan: Satuan keamanan polisi dikerahkan untuk menghalau para demonstran yang kebanyakan bentrok fisik dengan aparat. Polisi menangkap sekitar 600 orang yang 225 masih dilarang untuk ditemui. 176 lainnya tidak diketahui nasibnya. Berdasarkan laporan ini, rezim Zionis kurang menuliskan data tentang para pengunjuk rasa. Salah seorang dari juru bicara kepolisian Israel mengatakan bahwa hanya 300 orang yang ditangkap. Beberapa saksi mata mengatakan bahwa rezim zionis menangkap seluruh para demonstran.

“Karen Manur” yang selama tiga hari sempat mendekam di penjara, berkata: Kami sudah bersyukur bisa bebas, hanya karena kami Yahudi.

Speigel selanjutnya menukil dari salah satu departemen yang memprakarsai demonstrasi menulis: Poin penting di sini bahwa demonstrasi di hadapan kementrian pertahanan di Tel Aviv dilakukan oleh personel tentara sendiri.

Salah seorang tentara rezim zionis yang tidak sepakat terhadap pengiriman tentara ke Gaza berkata: “Kami semua adalah tentara dan tidak akan mau pergi ke Gaza, karena kami sudah mencoba bunuh diri dengan cara ini.  Sampai berita ini dilaporkan jumlah orang yang membelot untuk tidak dikirim ke Gaza dan mogok untuk tidak kesana sudah mencapai seratus orang.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: