Alif News


Pengkavlingan tanah sengketa, salah siapa?
7 Agustus 2009, 7:19 pm
Filed under: Advokasi dan Perlindungan Hukum | Tag:
tampak belakang tanah dan rumah yang sudah di bangun warga

Tanah & Rumah yang Sudah Dibangun Warga

Berawal dari pengaduan salah satu warga kelurahan Magunharjo yang menurut keteranganya bahwa pengkavlingan tanah yang ada di jalan Kpt Pattimura gang tanjung akan di buatkan akte jual beli asalkan masyarakat mau menambah uang pembayaran sebesar 2.000.000,- per kaplingnya. Hal tersebut sudah menjadi kesepekatan sebagian besar warga, tanpa menghiraukan bagaimana proses pembuatan akte, warga jl Pattimura gang tanjung kel. Mangunharjo sebagian sudah mempersiapkan biayanya dengan alasan status tanah kavling bersertifikat  akan menjadikan nilai keabsahan hak miliknya, disisi lain warga juga di khawatirkan digusur jika surat – surat tanah tidak segera di lengkapi. Padahal menurut hukum apabila salah satu hak waris tidak menandatangani surat waris, maka untuk pembuatan akte tidak bisa terlaksana. 

Kasus sengketa tanah antara warga Kpt. patimura Kelurahan Mangunharjo kec Mayangan Probolinggo dengan pemilik II sebagai pewaris lain dari Har Krisnowo tidak tertib administrasi.(salah satu hak waris tidak menandatangani surat waris)

Pengacara BBH Al-Muhibbin yang di beri kuasa untuk Penyelesaian Kasus Tanah, mengatakan, tanah yang hingga saat ini masih sengketa mencapai ±54 Rumah dan.seharusnya pihak II yang menuntut hak waris tanah (Bu Rini) tuntutanya di tujukan kepada pihak I yang telah menjual tanah tersebut kepada warga tahun 1998 yang lalu.

“Hingga saat ini kasus sengketa belum ada yang terselesaikan dengan tuntas. Hal tersebut terjadi akibat antara kedua belah pihak pewaris tidak menyelesaikan syarat hak waris ke pengadilan agama.

Menurut dia, jika kedua belah pihak bisa menunjukkan surat-surat yang menyatakan tanah tersebut miliknya dan telah tertib dalam mengurus administrasi lainnya, pihaknya optimistis kasus sengketa tanah bisa secepatnya dilakukan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam penyelesaian kasus yang melibatkan banyak pihak, posisi kelurahan Mangunharjo Kec. Mayangan kota Probolinggo hanya sebatas fasilitator saja. Keputusan akan kasus sengketa tanah ini hanya bisa diselesaikan apabila semua  pihak waris mau menandatangani syarat-syarat waris yang sudah diproses melalui pengadilan.

Kasus sengketa tanah ini kembali mencuat pada hari rabu yang lalu. Saat itu warga kelurahan Mangunharjo menduga Bu Rini telah melakukan penipuan dengan modus pembuatan akte jual beli tanah yang akan di lanjutkan dengan pembuatan sertifikat tanah yang telah di kavling tersebut.Antara warga dan Bu Rini sama-sama mengklaim jika tanah yang telah di kavling tersebut hingga saat ini  sengketa tanah harus dalam  penyelesaian.(mehdi)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: