Alif News


Di Amerika Mesjidpun Disita. Kebebasan Macam Apa?
14 November 2009, 11:00 pm
Filed under: Aktualita, AS Musuh Islam | Tag: ,

Atas nama perang melawan terorisme, pemerintah Amerika Serikat (AS) kemarin (Jumat) menyita empat masjid dan satu gedung pencakar langit di kota New York milik lembaga Islam.

alavi foundation

Gedung Megah Alavi Foundation pun Disita

Sebagaimana diberitakan Harian Republika, mengutip Associated Press (AP), Pengelolaan keempat masjid dan bangunan bertingkat itu dianggap memiliki hubungan dengan pemerintah Iran. Organisasi pengelolanya bernama Alavi Foundation dan menurut laporan AP, memiliki aset lebih dari 500 juta dolar AS.

Aset itu meliputi akun di bank, pusat-pusat kegiatan islam berupa sekolah dan masjid di New York, Maryland, California, dan Houston, juga gedung 36 lantai di Manhattan. Penasihat hukum Alavi Foundation, John D Winter pun mengaku tidak puas dengan tindakan pemerintah. Dia menuturkan, “Kami kecewa pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah (penyitaan) ini”.

Winter juga mengungkapkan bahwa kasus seperti ini, sangat jarang terjadi di AS. Menurut dia, penyitaan tempat ibadah ini bisa bertentangan dengan aturan yang mengizinkan adanya kebebasan beragama. Kejadian ini pun memanaskan hubungan antara pemerintah dan komunitas Muslim di AS. Apalagi, beberapa hari lalu, isu penembakan di markas militer Fort Hood, menjadikan umat Islam menjadi ikut terkena dampak negatif.

Perasaan tidak puas juga dikemukakan juru bicara Council on American-Islamic Relations (CAIR), Ibrahim Hooper. Ditegaskannya, “Penyitaan ini memberi pesan yang sangat negatif bagi Muslim di seluruh dunia”. Ibrahim juga mengungkapkan bahwa langkah tersebut sangat mengganggu hak warga negara untuk bebas menjalankan ajaran agama.

Mengomentari penyitaan empat masjid itu, Juru bicara kantor kejaksaan AS, Yusill Scribner, mengklaim bahwa Alavi Foundation mewakili pemerintah Iran dalam mengelola aset properti di AS. Lembaga ini menyalurkan dananya ke bank yang juga milik pemerintah Iran bernama Bank Melli. Yusill menuduh bahwa bank tersebut ikut mendukung program pembiayaan proyek nuklir Iran.
Menurut dia, pemerintah AS sudah lama menduga bahwa Alavi Foundation merupakan perpanjangan tangan pemerintah Iran.

Penyegelan pusat kegiatan Islam, termasuk lembaga pendidikan ini pun menjadikan para orang tua murid berkumpul di sekolah anak-anaknya. Para penyewa gedung yang disegel juga terkejut. Gedung bernama Piaget itu didirikan tahun 1970-an. Bangunan tersebut disewa sebagai area perkantoran oleh banyak perusahaan investasi.

Tentu saja, penyegelan empat masjid oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengundang reaksi keras. Pemimpin kelompok Muslim Amerika menganggap bahwa dalam kasus tersebut pemerintah AS bertindak berlebihan. Seperti dikutip situs CNN.com, Imam Mahdi Bray, Direktur Eksekutif Lembaga Pembebasan Muslim Amerika menuturkan, “Muslim Amerika dan komunitas agama pada umumnya harus melarang penggiringan isu masjid ke ranah ketegangan politik”. Menurut dia, tidak sewajarnya ketegangan politik antara AS dan Iran ikut mempengaruhi kehidupan masjid-masjid di AS.

Lembaga Pembebasan Muslim Amerika menganggap penyitaan tersebut merupakan tindakan yang mengancam kebebasan beragama di AS. Lebih jauh lagi, lembaga tersebut juga meyakini bahwa penyitaan masjid bisa menimbulkan ketegangan hubungan antara masyarakat Muslim dengan pemerintah AS. [irib]


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: