Alif News


Retakan Ka’bah yang Tak Mampu Ditutupi oleh Wahabi
25 November 2009, 11:24 pm
Filed under: Hikmah, Yang Unik-Unik | Tag: , ,

Setiap tanggal 13 Rajab, bertepatan dengan hari kelahiran Imam Ali (as) retakan di Ka’bah terbelah kembali yang mana di bagian tersebut mengeluarkan aroma harum yang tidak ada di bagian lain dinding Ka’bah.

Retakan Ka'bah (1)

Lihatlah retakan di Ka’bah terbuka setiap tahun tepat dimana Fathimah Binti Asad keluar dari Rukn al Yamani setelah selama 3 hari ia tinggal di dalam Ka’bah. Bukti dan fakta retakan lebih jelas dari dalam Ka’bah (sebagaimana yang dikatakan Dr. Tarik al Katib, salah seorang yang bersama kelompoknya masuk ke dalam Ka’bah untuk “menyembunyikan” retakan tersebut).

Kami mendapati bahwa :

Retakan Ka'bah (2)

Retakan Ka'bah (2)

1. Retakan tersebut terbuka /terbelah kembali setiap tahun (pada malam kelahiran Imam Ali (as) walaupun mereka berusaha menutupinya.
2. Retakan/belahan tetap terbuka walaupun setelah Ka’bah di bongkar oleh Bani Umayah (LA).
3. Aroma wangi yang keluar dari retakan tersebut tidak ada di bagian lain Ka’bah.
4. Dalam hadis disebutkan bahwa Rasulullah (saww) menyentuh Rukn al Yamani.
5. Testimoni Tarik al Katib dan dari berbagai ulama sangat jelas sebagai bukti kebenaran tsb.

Lihatlah bagian bahu luar, depan dan tempat menyandarkan badan adalah bukti apa yg Dr. Tarik Al Katib katakan (ini adalah bukti bahwa Fathimah binti Asad keluar dari Ka’bah melalui bagian tersebut).

Lihatlah bagian retakan tersebut setelah berusaha ditutupi.

Mereka berusaha menambal dan menggunakan mur, dan lain sebagainya. Namun dengan kehendak Allah, ternyata upaya tersebut sia-sia belaka. Karena terbukti, retakan itu masih saja ada, dan muncul kembali bertepatan dengan hari kelahiran Imam Ali (as).

Semoga kita beroleh hikmah dari pertanda kebesaran & kekuasaan Allah ini.

Sumber: http://www.fatemya.org/hashemya51/2.html

Iklan

3 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Ass.W.W
Salam kenal.
Apakah mereka kaum wahabi tidak punya,akal, hati Nurani? Apakah masih ada kejahiliaam mereka? Mengapa mereka tidak membiarkan kekuasaan Allah membuktikan suatu kebenaran? Wasalam

Komentar oleh aburahat

Assalaamu’alaika ya amirul mu’minin, ya Ali yaibnu Abi Thalib, Allohumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad.

Komentar oleh Junus Widodo

subhanallah

Komentar oleh alam hazmi alkarami




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: