Alif News


MINORITAS BERISIK VS MAYORITAS SENYAP
8 April 2016, 7:49 am
Filed under: Advokasi dan Perlindungan Hukum

Demonstrasi yang dilakukan beberapa oknum masyarakat yang mengatasnamakan Aswaja (Ahlus Sunnah wal Jama’ah) kembali terjadi di Bangil (1/4/2016). Kali ini sasarannya Milad (peringatan hari kelahiran) Sayyidah Fatimah az-Zahra’ binti Muhammad Rasulullah saw.

Mereka menolak acara tersebut dengan alasan demi menjaga “kehormatan” Sahabat Nabi (?) Tak tahulah, alasan macam mana pula itu, kata orang Batak. Saya tidak akan mengelaborasi alasan yang mereka ajukan, tulisan ini hanya ingin menyoroti strategi “atasnama” yang selalu mereka gunakan setiap kali melakukan tindakan anarkis terhadap kelompok lain.

Kalau dilihat dari karakter pendemo dan penggeraknya, setali tiga uang dengan yang pernah terjadi di Bogor (dalam kasus pelarangan Asyuro) beberapa waktu yang lalu. Kelompok minoritas intoleran ini selalu menggunakan Aswaja sebagai “baju” demi mendapatkan sentimen positif dari kelompok mayoritas muslim di Indonesia yang menganut mazhab Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Dengan memobilisasi isu “sesat”, kelompok ini begitu berisik berbicara dimana-mana, meminjam istilah Kang Ridwan Kamil. Baik di medsos maupun di mimbar-mimbar pengajian, mereka mengklaim sebagai kelompok yang paling representatif berbicara atas nama Islam.

Baca lebih lanjut

Iklan